- LIDIKKRIMSUSNEWS.COM//Kubu Raya, 12 April 2025* — Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menggelar acara malam pisah sambut Komandan Detasemen Intelijen (Dandeninteldam) di Function Hall Lt. 1 Hotel Qubu Resort, Kubu Raya. Jabatan Dandeninteldam resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Abu Hanifah kepada penggantinya, Mayor Inf Zulkarnaen Galib.
Setelah dua tahun memimpin satuan intelijen Kodam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Abu Hanifah akan melanjutkan pengabdian sebagai Komandan Kodim 1203/Ketapang. Selama masa jabatannya, beliau dikenal aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai unsur, serta berhasil mencetak sejumlah prestasi strategis, terutama dalam penanganan kegiatan ilegal di perbatasan Kalimantan Barat–Malaysia.
Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya, Amini Maros, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Letkol Inf Abu Hanifah. “Kepemimpinan beliau membawa dampak positif dalam sinergi antara intelijen dan pemerintah daerah. Banyak pelatihan dan ilmu yang kami peroleh langsung dari beliau, yang sangat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Abu Hanifah menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, serta mengajak personel intelijen untuk terus menjaga profesionalisme. “Prestasi bukan milik saya, melainkan buah dari kerja keras seluruh anggota di lapangan. Saya optimis, di bawah kepemimpinan Mayor Zulkarnaen Galib, kinerja satuan akan semakin solid,” katanya.
Ketua panitia acara, Mayor Kav Wisnu Prayogi, turut menyoroti berbagai keberhasilan intelijen di bawah kepemimpinan Letkol Abu Hanifah, termasuk pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti mencapai 100 kilogram. “Arahan dan strategi beliau menjadi bekal berharga bagi kami dalam melanjutkan pengabdian,” tuturnya.
Kodam XII/Tanjungpura menyambut dengan hangat kehadiran Mayor Inf Zulkarnaen Galib sebagai Dandeninteldam yang baru, dengan harapan mampu meneruskan serta meningkatkan prestasi dan sinergi intelijen dalam menjaga stabilitas wilayah Kalimantan Barat.
TIM LKRI
REDAKSI
