LKN / SURAKARTA — Komjen Pol (Purn) Oegroseno, mantan Wakapolri periode 2013–2014, memberikan kesaksian di sidang Citizen Lawsuit terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo, Selasa (13/1/2026), di Pengadilan Negeri Surakarta.
Dalam persidangan, Oegroseno menekankan adanya perbedaan mencolok antara pas foto dalam ijazah dan wajah Jokowi yang ia kenal. “Beda jauh. Saya bertemu langsung Pak Jokowi sejak SD hingga SMA, foto ini tidak mirip sama sekali,” katanya.
Oegroseno juga menyebut perbedaan lebih menonjol karena Jokowi memakai kacamata dalam foto ijazah, sementara ia jarang mengenakan kacamata dalam pertemuan langsung. Selain itu, bentuk gigi, telinga, dan mata juga berbeda.
Pernyataan saksi juga menyoroti penggunaan materai pada ijazah Jokowi dibandingkan dengan ijazah Bambang Rudy Harto, alumni UGM tahun 1985. “Materai berbeda, penyidik harus jeli,” tegas Oegroseno.
Menyinggung pernyataan Bareskrim Polri, Oegroseno menegaskan istilah “identik” tidak tepat digunakan pada dokumen ijazah. “Otentik itu sesuai aslinya. Dokumen seperti ijazah tidak ada yang identik, identik itu untuk tanda tangan,” jelasnya.
Sidang CLS masih berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan dari pihak terkait.
(LKN)
