Beranda Hukum Tak Gubris Somasi, Lurah Bantar Gebang Dipolisikan DPN Lidik Krimsus RI

Tak Gubris Somasi, Lurah Bantar Gebang Dipolisikan DPN Lidik Krimsus RI

388

Setelah menerima Pengaduan Masyarakat (Dumas) dari salah satu calon Ketua RW 07 Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Hendri Budi Prakoso, lantaran yang bersangkutan merasa dicurangi dalam pemilihan Ketua RW setempat, DPN Lidik Krimsus RI langsung serius menyikapinya.

Bekasi | Diawali kajian hukum atas Dumas tersebut, DPN Lidik Krimsus RI kemudian melayangkan surat Konfirmasi, Klarifikasi dan Somasi pada Rabu (04/12/19) lalu, yang dengan hormat ditujukan kepada Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW 07 Bantar Gebang yang tak lain adalah Lurah Bantar Gebang, Asep Mulya S.Sos .MM.

Saat dikonfirmasi, Sekjend Lidik Krimsus RI, Elim Makalmai, menyebutkan bahwa pihaknya telah melaporkan Lurah Bantar Gebang ke pihak Polresta Bekasi lantaran surat mereka tidak digubris sama sekali. Laporan tersebut disampaikan Elim dan rekan-rekannya pada Rabu (11/12/19) kemarin, dengan nomor surat 008/IP/DPN/XII/2019 yang diterima Bagian SIUM Polresta Bekasi Kota.

“Karena tidak ada tanggapan atas surat kami, maka sudah kami laporkan dan sementara menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian. Semoga bisa segera ada pemanggilan dan pemeriksaan terhadap para terlapor agar segera ada kepastian hukum karena yang kami laporkan kemarin adalah Ketua Panitia dan jajarannya,” terang Elim di Bekasi Kamis (12/12/19) kemarin.

Elim melanjutkan bahwa dalam kajian hukum yang dilakukan pihaknya, Panitia Pemilihan Ketua RW 07 Bantar Gebang diduga telah melakukan beberapa tindakan yang mengandung unsur pidana sehingga hal tersebutlah yang menjadi dasar laporan Polisi pihaknya.

“Diduga Ketua Panitia Pemilhan Ketua RW tersebut telah melakukan tindak pidana pemalsuan surat untuk melegalisasi warga di luar RW 7 Bantar Gebang turut serta dalam pemilihan Ketua RW tersebut. Salain itu, diduga bahwa hal tersebut merupakan bagian dari penyalahgunaan kesempatan dan kewenangan karena jabatan yang menyeret pihak lain dalam penyertaan melakukan tindak pidana, dan itu diindikasikan sebagai perbuatan curang,” tandasnya.

BACA JUGA :  Kajati Babel Meradang : Tidak Akui Adanya Forwaka Babel

Sementara itu, Lurah Bantar Gebang selaku terlapor belum bisa dihubungi hingga berita ini dinaikkan. (Tim.)